Moshi-moshi... Atashi wa NOVA-DESU...WELCOME IN MY BLOG...

Selasa, 24 April 2012

THE BEST DRUMMER VERSI RYU

1. YUKIHIRO L'Arc~En~Ciel

Nama AsliAwaji Yukihiro
PanggilanYukkie
Tanggal Lahir24 November 1968
Tempat LahirChiba, Osaka, Jepang
Tinggi165 cm
Berat48 kg
PosisiDrum
Pacarrumornya ia mempunyai kekasih seorang model
HobbyAnime, komputer, mainan
Warna FavoritHitam dan Merah


2. SUJK ex DELUHI
Drums:Sujk
Date of Birth:8.23
contact: sujk@deluhi.com

THE BEST VOCALIST JAPANESE BAND VERSI RYU

1. TAKARAI HIDETO


Background information
Birth nameHideto Takarai[1]
Also known asHYDE P'UNK, HYDE, HYDE DARK, hyde, HIDE
BornJanuary 29, 1969 (age 43)
OriginWakayamaJapan
GenresAlternative rockpop rockhard rockprogressive rock
OccupationsMusician, singer-songwriter, record producer, actor
InstrumentsVocals, guitar, harmonica
LabelsKi/oon/Haunted
Gan-Shin (EU)Tofu (US)
Associated actsL'Arc-en-CielVamps, Jerusalem's Rod
Websitehyde.com




2. MATSUMOTO TAKANORI

Real name: Matsumoto Takanori (松本 孝則))
# Blood Type: B
# Birth Date: February 1, 1982
# Piercings: 5 on the right ear
# Height: 162 cm
# Foot size: 25.5 cm
# Ring size: Middle finger – 17
# Place of birth: Kanagawa Prefecture (Kantou, southern Japan)
# Family: Parents, older brother
# Tobacco: American Spirit
# Cologne: Bvlgari
# Favorite Color: Gold, purple, red, black, silver
# Favorite Drink: Child Iwai Apple
# Disliked Food: Green pepper, beans
# Hobby: Rental, Shopping





3. JURI ex DELUHI



date of birth: 6th April 
height: 168 cm 
weight: 52 kg 
history: ex-ガアラ , ex-GRAVE SEED















4. AI DEATHGAZE


Gomen...belum tau biodatanya...

TERU-TERU BOZU


Teru teru bōzu (bahasa Jepang照る照る坊主、てるてる坊主) adalah boneka tradisional Jepangyang terbuat dari kertas atau kain putih yang digantung di tepi jendela dengan menggunakan benang. Dari segi bentuk dan pembuatannya, boneka tersebut mirip dengan boneka hantu seperti yang dibuat pada saat HalloweenJimat ini diyakini memiliki kekuatan ajaib yang mampu mendatangkan cuaca cerah dan menghentikan atau mencegah hujan. Dalam bahasa Jepangteruadalah kata kerja yang berarti "bersinar" atau "cerah", dan bōzu dapat berarti bhiksu, atau dalam bahasa pergaulan masa kini dapat berarti "kepala botak"; kata itu juga merupakan istilah akrab untuk menyebut bocah lelaki.[1]
Teru teru bōzu menjadi populer selama zaman Edo di antara masyarakat urban,[2] di mana anak-anak membuatnya untuk memohon cuaca baik sehari sebelumnya dan bernyanyi "pendeta cuaca baik, cerahkan cuaca esok hari."[2]
Secara tradisonal, jika cuaca berubah cerah, mereka akan digambari mata (bandingkan dengandaruma), sesajen berupa sake suci (神酒) dituangkan pada mereka, kemudian dihanyutkan di sungai. Di masa kini, anak-anak membuat teru-teru-bōzu dari kertas tisu atau kapas dan benang lalu menggantungnya di jendela ketika mengharapkan hari yang cerah, seringkali sebelum hari piknik sekolah. Menggantungnya secara terbalik berarti memohon agar hujan turun.