Moshi-moshi... Atashi wa NOVA-DESU...WELCOME IN MY BLOG...

Sabtu, 15 Juni 2013

My Eleven

Aku masih benar-benar bingung bagaimana manusia bisa saling mencintai,kemudian hidup besama sampai mereka mempunyai keturunan.Mereka menemukan hati yang bisa membuat mereka bahagia,walau kadang mereka lelah karena bosan.Tetapi mereka masih saja melanjutkan hubungan itu,nambah bingung banget.
Yang aku rasakan ketika aku bertemu dengan orang yang sangat perhatian denganku,dan akhirnya aku mengangap dia sejalan denganku,aku masih saja takut bingung ketika aku menjalani hubungan itu.Yang aku lihat adalah dia...dia yang berdiri dihadapanku yang mencoba untuk memiliki aku.Bukan hatinya,karena aku kira dia bukan orang yang aku cari.Aku hanya ingin perhatiannya,bukan memilikinya.
Kadang aku ingin meihat hati yang seharusnya aku miliki itu,sebelum aku mati,dan dia akan kesepian.Aku tidak ingin dia merasakan kesepian itu,aku ingin membuat dia bahagia,tapi aku juga takut jika aku harus bosan dengannya.

Aku selalu membayangkan dia,dia seorang yang orang yang keras kepala,dia yang selalu menjagaku.

Behind Of Eleven And Me

Sulit banget buat aku kalo harus menjelaskan kepada orang-orang yang baru kenal aku di Jejaring Sosial,kenapa aku menjadi orang pendiam,cuek,sombong,dan aneh.Sedangkan meraka yang setiap hari bertemu dengan aku mengangap aku orang cerewet,aneh,dan gila.

Buat yang baru kenal dengan aku...Alasan aku cuek dengan kalian adalah...ketika seorang teman nyuekin kamu,berarti dia lagi ada masalah,aku pengin tau apa kalian bakal mau dicuekin,atau malah kalian pergi.Atau karna kalian memang kalian niatnya bukan berteman.Kadang aku sedikit memberikan tantangan,agar kalian mau berusaha dem teman..dan kadang kalian tidak sangup melakukan itu.Kalian meminta nomer Hp-ku,ya aku kasih meski dua nomer terakhir ngga gw kasih,karena gw pengen kalian berusaha demi teman.eemmmm....entahah...mungkin karena dunia ini sudah berubah,kita hidup didunia kita masing-masing.dan hanya sedikit orang yang paham dengan "TEMAN".

Buat yang sudah kenal aku...aku sudah percaya dengan kalian dimana aku selalu bericara panjang lebar,atau bercanda meski terdengar gila.Dan kalian tau disaat aku galau kegilaan itu akan semakin mengila (Mereka menyebutku Perawan Sinting).

Eleven To Love

Tak terbayang saat dia memintaku untuk menatap kejujurannya.
Aku bukan orang yang senada.
Dimana hatiku harus merasakan hati orang lain. 

Aku belum sempat untuk mengerti semuanya.
Aku hanya terlarut oleh peluk itu.
Tapi tidak akan pernah menyentuh hatiku.
Kebohongan yang terjadi,karna ketakutanku semata.
Dimana hati rapuhku,tidak bisa menerima lagi perasaan yang teramat indah itu.
Sebuah perasaan untuk menyamakan hati.

Sebuah perasaan untuk kebahagiaan.